Kamis, 23 Maret 2017

Mutiara Hitam

"sebuah kehormatan berada dinegara beragam. banyak suku banyak budaya banyak keragaman. ras bukan soal berbeda namun itulah nusantara yang disatukan dari berbagai keragaman. kelas bukan disandingkan dari kasta lagi, keindahan bukan didasarkan atas warna kulit lagi namun cermin dari jiwa dan karsa yang tulus untuk mengabdikan diri." -(Sang mutiara hitam dari timur)

Sebuah intisari kutipan yang saya dapatkan dari sebuah acara realityshow bersama sang mutiara hitam dari timur.

Miris melihat pemberitaan dimedia masa saat ini, keragaman seolah tak dapat disamakan lagi. Seolah meletakan diri diatas dipersimpangan sudut jalan untuk memilih lajur kanan ataulah kiri. Kehormatan dari keilmuan adalah untuk mengrti dan saling memahami. Bukan berprilaku frontal menunjukan inilah yang paling benar.
Ketika jihad dilandasi dengan kematangan berfikir dan bukan hanya teori, pasti setiap hal bisa teratasi. Entahlah apakah kelembutan telah menjadi suatu hal yang tabu dimasa ini?

Setiap manusia pasti ingin menemukan kebaikannya, menuntut hak dan merasa marah itu adalah kodrat. Keinginan untuk menang sendiri itulah yang penyakit. Dari sinilah untuk mulai berbenah.

Kali ini dasar hukum negeri ini seakan tak nampak lagi. Semakin tergerus dengan istilah one vote one choise. Bukan lagi "permusyawarahan dalam pengambilan kebijakan".
Jadi jangan salahkan hamba yang tak menjadi dipilih.

Bukan berarti sok nasionalis, bukan berarti sok kritis dan panling mengerti. Hanya saja sangat sulit sekarang untuk dapat mengabdikan diri. Apakah harus melalui jalur kolusi dan nepotisme walau hanya untuk menjadi abdi???

Entahlah semoga lekas sembuh wahai sang ibupertiwi. Menutup pilu, menjadi subur, kembali berjaya dan terus maju.

Rabu, 30 November 2016

Sugeng Ambal Warsa

Menyelesaikan tulisan yang hanya menjadi draft sejak ahir tahun lalu.
Menuliskan tentang kisah pertanyaan mendasar dari arti How I'm I?

Setiap tahun pasti bakalan masuk dimasa ngedengerin ungkapan untapan ataukah doa yang berkesan menyudutkan. Masa dimana temen deket keluarga bahkan seoseorang menymapaikan ucapan tak biasa mereka. walau tak banyak yang tau bahwa pada tanggal itu berbeda untuk kita. Ya sebut saja peringatan hari lahir.
Dari doa sebelum makan sampai doa suruh cepet dapet momongan g ketinggalan. *Loh 😏

Daan tak jarang lo entah itu sadar atau tidak ucapan dari mereka itu dapat menyadarkan kita bahwa hari-hari mu itu sudah banyak ditapaki. Bayak cerita, ada saja kejadian serta banyak juga pelajaran. Lalu kira kira seberapa kenal kamu terhadap dirimu sendiri? Apa sih sejauh ini yang sudah kamu dapetin?

Statmen ini saya dapat dari seorang kawan yang waktu itu bertanya. Coba kenalin dong siapa kamu? Fida itu siapa sih? Orangnya yang bagaimana? Dan bla bla...?

Dari sinilah mungkin saya merasa kurang berdamai terhadap diri sendiri. Masih perlu berkenalan lagi, perlu mengakrabkan lagi. Dan perlu lebih tau lagi.

Saya memang sedikit mengenalnya. Dia memanglah pribadi yang lebih menyukai kesendirianya, berdamai dengan keseriusan, hobi dalam tulisan daripada ungkapan. Namun tak ingin melupakan kehidupan sekitar. Dia itu sebenarnya seorang pemikir dan perasa lho walaupun lebih tertutupi dengan ketidakpedulianya. Jadi tak jarang orang mengenal sisi lainnya. Intinya begitulah, tak jauh dari seorang introvet. Baca saja dibanyak artikel, pasti tak jauh beda dengan yang demikian.

Akan tetapi menjadi introvet itu terkadang membosankan.  Perlu banyak beriteraksi, mencoba openmind terhadap pendapat orang lain. Asal jangan over. Tak jarang juga lo seorang yang sangat berambisi untuk menjadikan dirinya sebagai pusat perhatian justru bertingkah tak wajar. Yaa lebih terkesan aneh. So.. whatever its ur coice. Jangan dirisaukan.

Jadi perbaiki diri, jangan hanya ikutin alur, dan lebih menjadi berani, tapi tetap jangan lupa jatidiri. And the point is so much better.

#janganlupabahagia😉

Sabtu, 24 September 2016

permulaan

air deras mengalir dari turunya hujan
senja berkilau tanpa penghalang mega kelabu
mata melihat itu karena ia tak tidur
dan hati benar benar merasa ketika ia ingin

begitu degan cinta ia dimulai ketika seorang tak siap lalu ia ada ketika ia tak ingin ditinggalkan.
dia yang terlalu bahagia ungkapannya tak lebih dari bualan saja
sedangkan dia yang terlalu marah tuturnya tak jauh dari penyesalan diujungnya.

jadi beginilah
burung merpati tak pernah sendiri
bunga tak pernah luput dari keelokanya
dan malam pun tak selamanya sunyi.

kembali mendayung sekuat tenaga
terjang ombak dan tinggalkan karang penghalang
fajar akan segera tiba
untuk menyambut datangnya terang

Kamis, 22 September 2016

Persembahan Untuk Kalian

kalian, kamu, kita
salam rindu untuk semuanya :*/? 

Sudah selesai ya tugas. Udah cuma gini aja ya, g ada perpisahaan gitu. Ya udah gapa lah moga aja dilain waktu kita masih bisa dipertemukan bersama-sama, dan berarti kita udah dianggap dewasa, yang ga usah dilepasin. kan udah gede udah bisa lepas sendiri. *?

Barisan Tulisan ini saya persembahkan untuk kalian, semoga bisa nemenin hari harinya ya di lain kesempatan kalau pas mau kangen-kangenan sama kita. Bukan berarti sok pinter, sok melow, sok tau, sok dominan atau sok…sok… yang lain. Nanti bisa ditambahin kalo toh ada yang kurang, ini baru dari satu sisi saja. Tapi dengan tulisan ini memang sengaja dipersembahkan buat kalian untuk bisa memberikan sedikit cerita kalau kalian lagi pengen kangen kangenan sama masa masa pas kita lagi bareng. Kita enggak tau kan kapan kita bisa kumpul lagi, curhat-curhatan lagi, berdebat lagi, ngrengek minta jajanin lagi, terus g tau kapan lagi juga bakalan ketemu orang kurang peka kayak yang nulis ini lagi orang yang sukanya ngomel-ngomel sendiri, semaunya sendiri pengganggu dan yang sukanya sering ngrepotin.
Selagi masih dibumi sriwijaya, jangan aja terus lupa temen begitu aja, kalau kangen yaa tinggal telfon, bbm, chating,,, kalo pengen ketemu yaa tinggal disamperin,,, butuh bantuaan yang tinggal ngomong katanya kita kan temen.

Terus dilihat aja sekarang ini kita udah beda masa, bukan lagi dimasa yang harus melo harus histeris kalo kita mau perpisahan. Lagi pula kita ga ada yang ga bakalan pergi. Kamu pergi, dia pergi, aku prgi, kita semua bakalan pergi dijalannya masing masing. Siapa sih yang g mau temenya bahagia?? Jadi jangan ngeye-ngenye lagi, ngeharusin wajib ni besok kita kumpul reunian bareng, kita kesana bareng, kesitu bareng dll... Janganlah terus marah kalo temen ga bisa ngeiyaiin kata kita. Pasti mereka juga pengen berbagi waktu lagi sama kita. Tapi begitulah keadaan, pas kitanya bisa yang satu g bisa dan giliran kita luang mereka lagi sibuk. Doakan saja kita masih dapat terus berteman.

Terimakasih kaian banyak warna cerita tawa canda dan dan celaanya. Terimakasih juga sudah bisa nerima manusia aneh ini, jangan nyariin lagi kalo aku g ada di deket kalian lagi. Semoga dilain waktu kita pasti bisa bertemu kembali dengan banyak bincangan yang siap diceritakan.

Satu persatu persembahan untuk kalian, jangan sinis ini hanya sedikit cerita yang mungkin kamu sendiri bakalan mengelaknya, tapi ya disimak saja, semoga ada manfaatnya. :

Rabu, 21 September 2016

Persembahan Untuk Kalian

kalian, kamu, kita
salam rindu untuk semuanya :*/? 

Sudah selesai ya tugas. Udah cuma gini aja ya, g ada perpisahaan gitu. Ya udah gapa lah moga aja dilain waktu kita masih bisa dipertemukan bersama-sama, dan berarti kita udah dianggap dewasa, yang ga usah dilepasin. kan udah gede udah bisa lepas sendiri. *?

Barisan Tulisan ini saya persembahkan untuk kalian, semoga bisa nemenin hari harinya ya di lain kesempatan kalau pas mau kangen-kangenan sama kita. Bukan berarti sok pinter, sok melow, sok tau, sok dominan atau sok…sok… yang lain. Nanti bisa ditambahin kalo toh ada yang kurang, ini baru dari satu sisi saja. Tapi dengan tulisan ini memang sengaja dipersembahkan buat kalian untuk bisa memberikan sedikit cerita kalau kalian lagi pengen kangen kangenan sama masa masa pas kita lagi bareng. Kita enggak tau kan kapan kita bisa kumpul lagi, curhat-curhatan lagi, berdebat lagi, ngrengek minta jajanin lagi, terus g tau kapan lagi juga bakalan ketemu orang kurang peka kayak yang nulis ini lagi orang yang sukanya ngomel-ngomel sendiri, semaunya sendiri pengganggu dan yang sukanya sering ngrepotin. 

Selagi masih dibumi sriwijaya, jangan aja terus lupa temen begitu aja, kalau kangen yaa tinggal telfon, bbm, chating,,, kalo pengen ketemu yaa tinggal disamperin,,, butuh bantuaan yang tinggal ngomong katanya kita kan temen.

Terus dilihat aja sekarang ini kita udah beda masa, bukan lagi dimasa yang harus melo harus histeris kalo kita mau perpisahan. Lagi pula kita ga ada yang ga bakalan pergi. Kamu pergi, dia pergi, aku prgi, kita semua bakalan pergi dijalannya masing masing. Siapa sih yang g mau temenya bahagia?? Jadi jangan ngeye-ngenye lagi, ngeharusin wajib ni besok kita kumpul reunian bareng, kita kesana bareng, kesitu bareng dll... Janganlah terus marah kalo temen ga bisa ngeiyaiin kata kita. Pasti mereka juga pengen berbagi waktu lagi sama kita. Tapi begitulah keadaan, pas kitanya bisa yang satu g bisa dan giliran kita luang mereka lagi sibuk. Doakan saja kita masih dapat terus berteman.

Terimakasih kaian banyak warna cerita tawa canda dan dan celaanya. Terimakasih juga sudah bisa nerima manusia aneh ini, jangan nyariin lagi kalo aku g ada di deket kalian lagi. Semoga dilain waktu kita pasti bisa bertemu kembali dengan banyak bincangan yang siap diceritakan.

Satu persatu persembahan untuk kalian, jangan sinis ini hanya sedikit cerita yang mungkin kamu sendiri bakalan mengelaknya, tapi ya disimak saja, semoga ada manfaatnya. :